Apa fungsi dari zat ergastik bagi manusia
1. Apa fungsi dari zat ergastik bagi manusia
Jawaban:
yang berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan, terletak di bagian sitoplasama, dinding sel, maupun di vakuola
2. Apa fungsi dari zat ergastik bagi manusia
Jawaban:
Benda ergastik adalah bahan non protoplasma, baik organik maupun anorganik, sebagai hasil metabolisme yang berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan, terletak di bagian sitoplasama, dinding sel, maupun di vakuola.
Penjelasan:
semoga membantu.
3. Cara bedakan bentuk-bentuk zat ergastik
Jawaban:
Pati Kosentris yaitu hilus terletak ditengah-tengah pati
Pati eksentris yaitu hilus terletak di tepi pati
4. Sebutkan bagian sel yang tak hidup/ benda ergastik/ inklusio.!
Benda ergastik yang bersifat padat antara lain:
Amilum, terdapat dalam plastida yang berupa karbohidrat atau polisakarida bentuk tepung. Plastida penghasil amilum disebut juga amiloplast. Berdasarkan letak hilus (titik awal pembentukan amilum), butir amilum dibagi menjadi 2 : Amilum konsentris (hilus berada ditengah) dan Amilum eksentris (hilus berada di tepi).
Aleuron, merupakan butir-butir protein dalam sitoplasma yang dipakai sebagai cadangan makanan. Aleuron disebut juga kristaloid putih telur.
Kristal Ca Oksalat, merupakan hasil akhir atau hasil sekresi dari suatu pertukaran zat yang terjadi dalam sitoplasma. Berbagai bentuk kristal Ca Oksalat diantaranya: kristal pasir, kristal tunggal besar, rafida/jarum, kristal majemuk.
Ergastik cair
Merupakan zat yang terlarut dalam cairan sel, terdapat dalam vakuola. Dalam sebuah sel, kemungkinan mempunyai vakuola-vakuola yang komposisi ergastik cair yang berlainan.
Ergastik yang berupa cairan itu meliputi
Asam Organik, antara lain asam oksalat, asam sitrat, asam malat yang kadang-kadang dalam bentuk garam-garamnya. Konsentrasi asam organic yang tinggi banyak dijumpai pada vakuola-vakuola muda
Karbohidrat, berupa sakarida yang terlarut, antara lain ,monosakarida(glukosa,fruktosa) dan disakarida(sakarosa, maltosa) bentuk gula didapatkan berupa inulin, seperti pada umbi dahlia sp.
Protein, berupa asam amino dan peptida sederhana
Lemak, berupa lemak atau minyak sebagai cadangan makanan, antara lain : asam palmitat dan asam stearat, seperti pada biji kacang tanah dan daging buah kelapa.
Zat penyamak (tannin)
Antosianin
Alkaloid
Minyak Atsiri
Terpentin
Beberapa tumbuhan yang digunakan untuk pengamatan diantaranya:
Biji Oryza sativa (padi) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Umbi Solanum sp (kentang) : memiliki amilum berbentuk amilum eksentris
Umbi Ipomoea batatas (ketela) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Umbi Manihot utilisima (singkong) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Batang Aloe vera (lidah buaya) : memiliki kristal Ca oksalat berbentuk rafida/ jarum
Batang Mirabilis jalapa (bunga pukul empat) : memiliki kristal Ca Oksalat berbentuk jarum, pasir dan ada yang kristal tunggal besar
Batang Amaranthus sp (bayam) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk jarum, pasir
Batang dan Daun Citrus sp (jeruk) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk kristal tunggal besar
5. Bagaimana tumbuhan menghasilkan benda ergastik??
tumbuhan menghasilkan benda ergastik (mati) karena proses dari metabolisme selnya
proses dari metabolisme selnya6. Mengapa tumbuhan menghasilkan benda ergastik?
Jawab :
Didalam sebuah sel tumbuhan terdapat bagian-bagian yang tidak hidup atau biasa disebut dengan istilah benda ergastik. Benda ergastik dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu benda ergastik padat dan benda ergastik cair. Yang termasuk kedalam benda ergastik padat, yaitu amilum, aleuron, kristal Ca-Oksalat. Sedangkan yang termasuk kedalam benda ergastik cair, yaitu asam organik, karbohidrat, lemak, protein, antosianin, alkaloid, minyak atsiri, dan terpentin.
PEMBAHASAN :
Benda ergastik merupakan bahan non protoplasma, baik organik maupun anorganik, sebagai hasil metabolisme yang berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan, terletak di baigan sitoplasama, dinding sel, maupun di vakuola. Dalam sel benda ergastik dapat berupa karbohidrat (amilum), protein (aleuron dan gluten), lipid (dapat berupa lilin, kutin, dan suberin), dan Kristal (Kristal ca-oksalat dan silika).
Benda ergastik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu benda ergastik padat dan benda ergastik cair. Adapun yang tergolong ke dalam benda ergastik padat dan benda ergastik cair yaitu :
• Benda Ergastik Padat
1. Amilum, memiliki ciri-ciri sebagai beriut :
- Mempunyai rumus empiris(C6H10O5)n,
- Berupa karbohidrat atau polisakarida yang berbentuk tepung disebut amiloplas,
Amilum sendiri dapat dibedakan menjadi :
a. Leukoamiloplas yang berwarna putih dan menghasilkan tepung cadangan makanan.
b. Kloroamiloplas berwarna hijau dan menghasilkan tepung asimilasi.
2. Aleuron dan kristal putih telur ditemukan pada endosperm yang mengering. Proses keringnya biji, yang berarti mengeringnya endosperm menjadi semakin sedikit sehingga konsentrasi konsentrasi zat-zat yang terlarut seperti putih telur, garam dan lemak akan semakin besar, kemudian vakuola pecah. Hal ini akan terus berlangsung hingga vakuola pecah menjadi kecil-kecil yang mengandung zat-zat yang mengkristal yang disebut aleuron. Sebuah aleuron berisi sebuah/ lebih krsitaloid putih telur dan sebuah atau beberapa guboid(bulatan kecil yang terbuat dari zat fitin yaitu garam Ca dan Mg dari asam mesoinosit hexafosfor).
3. Kristal yang terdapat pada tumbuahn merupakan hasil akhir dari metabolisme, umumnya terbentuk dari kristal Ca-oksalat yang diendapkan.Kristal tersebut tidak larut dalam asam cuka namun larut dalam asam kuat.Bentuk-bentuk Kristal Ca-Oksalat :
a. Kristal Pasir, berbentuk piramida kecil, terdapat pada tangkai daun amaranthus hybridus, tangkai daun nicotiana tabacum dan begonia sp.
b. Kristal tunggal besar, berbentuk prisma atau poliedris terdapat pada daun Citrus sp.
c. Rafida,berbentuk seperti jarum atau sapu lidi terdapat pad daun mirabilis jalapa, batang dan akloe vera, daun rhoeo discolor serta ananas commosus, lapisan epidermis batang Pleomele sp.
d. Kristal majemuk, disebut juga drussen berbentuk bintang atau roset, terdapat pada tangkai daun carica papaya, kortek batang gnetum gnemon, ricinus communis dan daun datura metel.
e. Kristal sferit berbentuk kristal letaknya sitengah tengah sel, teratur radier. terdapat pada batang Phyllocactus sp.
f. Kristal ca-Carbonat terdapat pada sel daun Ficus elastica berupa sistolit, acanthaceae, Curcubiotaceae dan Uricaceae.
• Benda Ergastik Cair
a. Asam Organik, antara lain asam oksalat, asam sitrat, asam malat yang kadang-kadang dalam bentuk garam-garamnya.
b. Karbohidrat, berupa sakarida yang terlarut, antara lain, monosakarida (glukosa, fruktosa) dan disakarida (sakarosa, maltosa) bentuk gula didapatkan berupa inulin.
c. Protein, berupa asam amino dan peptida sederhana.
d. Lemak,berupa lemak atau minyak sebagai cadangan makanan, antara lain : asam palmitat dan asam stearat, seperti pada biji kacang tanah dan daging buah kelapa.
e. Antosianin.
f. Alkaloid.
g. Minyak Atsiri.
h. Terpentin.
Pelajari lebih lanjut :
https://brainly.co.id/tugas/21936295
https://brainly.co.id/tugas/21936268
https://brainly.co.id/tugas/11432440
DETIL JAWABAN
MAPEL : Biologi
KELAS : 11
MATERI : Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
KATA KUNCI : Pembentukan Benda Ergastik pada Tumbuhan, Fungsi Benda Ergastik
KODE SOAL : 4
KODE KATEGORISASI : 11.4.2
Tumbuhan menghasilkan benda ergastik karena benda ergastik memiliki fungsi penting bagi tumbuhan yaitu sebagai:
penyimpanan cadangan makanan, misalnya amilumpemeliharaan struktur (lilin) untuk bahan perlindunganadanya Kristal ca oksalat dalam suatu jaringan tumbuhan dapat menyebabkan reaksi alergi bagi hewan yang memakannya sehingga hewan tersebut tidak akan bernafsu menyentuhnya untuk yang kedua kali.PembahasanSel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup. Bentuk – bentuk sel tumbuhan beraneka ragam seperti kubus, bulat, segienam/hexagonal, persegi panjang, tidak beraturan dan lain sebagainya.
Sel memiliki bagian yang hidup dan tidak hidup. Beberapa bagian sel yang hidup diantaranya nukleus (inti sel), sitoplasma (cairan sel), plastida (zat warna/pigmen dalam sel), dan mitokondria. Sedangkan bagian yang tidak hidup misalnya dinding sel dan benda-benda ergastik dalam sel.
Sel hidup harus memiliki protoplas, yaitu bagian sel ada di bagian dalam dinding sel. Protoplas dibedakan atas komponen protoplasma dan non protoplasma.
Komponen protoplasma yaitu terdiri atas membran sel, inti sel, dan sitoplasma (terdiri dari organel-organel hidup).
Komponen non protoplasma dapat pula disebut sebagai benda ergastik.
Benda ergastik adalah bahan non protoplasma, baik organik maupun anorganik, sebagai hasil metabolisme yang berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan, terletak di baigan sitoplasama, dinding sel, maupun di vakuola.
Dalam sel benda ergastik dapat berupa karbohidrat (amilum), protein (aleuron dan gluten), lipid (lilin, kutin, dan suberin), dan Kristal (Kristal ca-oksalat dan silika).
Benda ergastik yang bersifat padat antara lain:Amilum, terdapat dalam plastida yang berupa karbohidrat atau polisakarida bentuk tepung. Plastida penghasil amilum disebut juga amiloplast. Berdasarkan letak hilus (titik awal pembentukan amilum), butir amilum dibagi menjadi 2 : Amilum konsentris (hilus berada ditengah) dan Amilum eksentris (hilus berada di tepi).Aleuron, merupakan butir-butir protein dalam sitoplasma yang dipakai sebagai cadangan makanan. Aleuron disebut juga kristaloid putih telur.Kristal Ca Oksalat, merupakan hasil akhir atau hasil sekresi dari suatu pertukaran zat yang terjadi dalam sitoplasma. Berbagai bentuk kristal Ca Oksalat diantaranya: kristal pasir, kristal tunggal besar, rafida/jarum, kristal majemuk.
Ergastik cair
Merupakan zat yang terlarut dalam cairan sel, terdapat dalam vakuola. Dalam sebuah sel, kemungkinan mempunyai vakuola-vakuola yang komposisi ergastik cair yang berlainan.
Ergastik yang berupa cairan itu meliputi
Asam Organik, antara lain asam oksalat, asam sitrat, asam malat yang kadang-kadang dalam bentuk garam-garamnya. Konsentrasi asam organic yang tinggi banyak dijumpai pada vakuola-vakuola mudaKarbohidrat, berupa sakarida yang terlarut, antara lain ,monosakarida(glukosa,fruktosa) dan disakarida(sakarosa, maltosa) bentuk gula didapatkan berupa inulin, seperti pada umbi dahlia sp.Protein, berupa asam amino dan peptida sederhanaLemak, berupa lemak atau minyak sebagai cadangan makanan, antara lain : asam palmitat dan asam stearat, seperti pada biji kacang tanah dan daging buah kelapa.Zat penyamak (tannin)AntosianinAlkaloidMinyak AtsiriTerpentinBeberapa tumbuhan yang digunakan untuk pengamatan diantaranya:
Biji Oryza sativa (padi) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentrisUmbi Solanum sp (kentang) : memiliki amilum berbentuk amilum eksentrisUmbi Ipomoea batatas (ketela) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentrisUmbi Manihot utilisima (singkong) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentrisBatang Aloe vera (lidah buaya) : memiliki kristal Ca oksalat berbentuk rafida/ jarumBatang Mirabilis jalapa (bunga pukul empat) : memiliki kristal Ca Oksalat berbentuk jarum, pasir dan ada yang kristal tunggal besarBatang Amaranthus sp (bayam) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk jarum, pasirBatang dan Daun Citrus sp (jeruk) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk kristal tunggal besarPelajari lebih lanjut Materi tentang organel untuk fagositosis: brainly.co.id/tugas/17527495Materi tentang Organ sel yang memiliki peran dalan oksidasi biologi: brainly.co.id/tugas/20405963Materi tentang perbedaan sel hewan dengan sel tumbuhan: brainly.co.id/tugas/1393417-----------------------------
Detil jawabanKelas: XI (SMA)
Mapel: Biologi
Bab: Sel
Kode: 11.4.1
Kata Kunci: benda ergastik
7. apa perbedaan zat ergastik dan pewarnaan sitokimia?
perbedaan tersebut dapat di lihat dari bagian dan struktur yang ada.
8. Contoh 1.1 Sel hidup adalah sel yang masih memiliki peranan penting dalam metabolisme kehidupan dari makhluk hidup, hal itu ditandai dengan adanya bagian-bagian protoplas dalam sel atau dengan adanya hasil metabolisme yang berupa bahan ergastik. Bahan ergastik adalah bahan non protoplasma, baik organik maupun anorganik, sebagai hasil metabolisme yang berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan, terletak di bagian sitoplasma, dinding sel, maupun di vakuola. Siapakah tokoh yang dianggap sebagai penemu sel hidup? T Penyelesaian Tokoh yang dianggap sebagai penemu sel hidup adalah Robert Hooke. Robert Hooke dianggap sebagai penemu sel hidup karena dialah yang pertama kali mengamati tentang sel dan mengenalkan istilah sel kepada dunia. Robert Hooke (1665) Setelah melakukan pengamatan pada gabus kering menggunakan mikroskop sederhana. Hooke akhirnya mendefinisikan sel sebagai ruangan-ruangan kecil yang dibatasi oleh dinding. Bagaimanakah pendapatmu dengan penyelesaian di atas: Apa alasannya:
Jawaban:
Pendapat saya terkait dengan penyelesaian di atas adalah setuju. Alasan saya setuju adalah karena Robert Hooke memang dianggap sebagai penemu sel hidup dan merupakan tokoh yang sangat penting dalam sejarah biologi sel.
Pada tahun 1665, Robert Hooke melakukan pengamatan menggunakan mikroskop sederhana pada potongan gabus kering (bahan tanaman yang sudah mati) dan menemukan adanya struktur-struktur yang berbentuk seperti ruang kecil yang dibatasi oleh dinding. Ia memberi nama struktur-struktur tersebut sebagai "sel" karena mereka menyerupai sel-sel kecil dalam sarang lebah.
Pengamatannya ini kemudian dipublikasikan dalam bukunya yang berjudul "Micrographia," dan menjadi karya penting dalam sejarah biologi sel. Penemuan dan pengenalan istilah "sel" oleh Robert Hooke menjadi tonggak awal dalam pemahaman tentang struktur dasar kehidupan dan membuka jalan bagi perkembangan ilmu biologi sel selanjutnya.
Oleh karena itu, Robert Hooke dianggap sebagai salah satu tokoh penting dalam penemuan dan pengenalan sel hidup, dan kontribusinya sangat berarti dalam memahami sifat dan fungsi sel dalam makhluk hidup.
9. Plastida yang mempunyai fungsi untuk menyimpan pati adalah:Select one:O a. LeukoplastO b. PlasmodesmataO c. ErgastikO d. AmiloplastO e. Hidatoda
Jawaban:
A. leukoplast
Penjelasan:
Maaf Kalo salah-_Jawaban:
a.leukoplast
Penjelasan:
semoga membantu
10. Apakah bisa dalam 1 tumbuhan terdapat lebih dari 1 jenis benda ergastik? Jelaskan!
Jawaban:
Tumbuhan menghasilkan benda ergastik karena benda ergastik memiliki fungsi penting bagi tumbuhan yaitu sebagai:
penyimpanan cadangan makanan, misalnya amilum
pemeliharaan struktur (lilin) untuk bahan perlindungan
adanya Kristal ca oksalat dalam suatu jaringan tumbuhan dapat menyebabkan reaksi alergi bagi hewan yang memakannya sehingga hewan tersebut tidak akan bernafsu menyentuhnya untuk yang kedua kali.
Pembahasan
Sel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup. Bentuk – bentuk sel tumbuhan beraneka ragam seperti kubus, bulat, segienam/hexagonal, persegi panjang, tidak beraturan dan lain sebagainya.
Sel memiliki bagian yang hidup dan tidak hidup. Beberapa bagian sel yang hidup diantaranya nukleus (inti sel), sitoplasma (cairan sel), plastida (zat warna/pigmen dalam sel), dan mitokondria. Sedangkan bagian yang tidak hidup misalnya dinding sel dan benda-benda ergastik dalam sel.
Sel hidup harus memiliki protoplas, yaitu bagian sel ada di bagian dalam dinding sel. Protoplas dibedakan atas komponen protoplasma dan non protoplasma.
Komponen protoplasma yaitu terdiri atas membran sel, inti sel, dan sitoplasma (terdiri dari organel-organel hidup).
Komponen non protoplasma dapat pula disebut sebagai benda ergastik.
Benda ergastik adalah bahan non protoplasma, baik organik maupun anorganik, sebagai hasil metabolisme yang berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan, terletak di baigan sitoplasama, dinding sel, maupun di vakuola.
Dalam sel benda ergastik dapat berupa karbohidrat (amilum), protein (aleuron dan gluten), lipid (lilin, kutin, dan suberin), dan Kristal (Kristal ca-oksalat dan silika).
Benda ergastik yang bersifat padat antara lain:
Amilum, terdapat dalam plastida yang berupa karbohidrat atau polisakarida bentuk tepung. Plastida penghasil amilum disebut juga amiloplast. Berdasarkan letak hilus (titik awal pembentukan amilum), butir amilum dibagi menjadi 2 : Amilum konsentris (hilus berada ditengah) dan Amilum eksentris (hilus berada di tepi).
Aleuron, merupakan butir-butir protein dalam sitoplasma yang dipakai sebagai cadangan makanan. Aleuron disebut juga kristaloid putih telur.
Kristal Ca Oksalat, merupakan hasil akhir atau hasil sekresi dari suatu pertukaran zat yang terjadi dalam sitoplasma. Berbagai bentuk kristal Ca Oksalat diantaranya: kristal pasir, kristal tunggal besar, rafida/jarum, kristal majemuk.
Ergastik cair
Merupakan zat yang terlarut dalam cairan sel, terdapat dalam vakuola. Dalam sebuah sel, kemungkinan mempunyai vakuola-vakuola yang komposisi ergastik cair yang berlainan.
Ergastik yang berupa cairan itu meliputi
Asam Organik, antara lain asam oksalat, asam sitrat, asam malat yang kadang-kadang dalam bentuk garam-garamnya. Konsentrasi asam organic yang tinggi banyak dijumpai pada vakuola-vakuola muda
Karbohidrat, berupa sakarida yang terlarut, antara lain ,monosakarida(glukosa,fruktosa) dan disakarida(sakarosa, maltosa) bentuk gula didapatkan berupa inulin, seperti pada umbi dahlia sp.
Protein, berupa asam amino dan peptida sederhana
Lemak, berupa lemak atau minyak sebagai cadangan makanan, antara lain : asam palmitat dan asam stearat, seperti pada biji kacang tanah dan daging buah kelapa.
Zat penyamak (tannin)
Antosianin
Alkaloid
Minyak Atsiri
Terpentin
Beberapa tumbuhan yang digunakan untuk pengamatan diantaranya:
Biji Oryza sativa (padi) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Umbi Solanum sp (kentang) : memiliki amilum berbentuk amilum eksentris
Umbi Ipomoea batatas (ketela) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Umbi Manihot utilisima (singkong) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Batang Aloe vera (lidah buaya) : memiliki kristal Ca oksalat berbentuk rafida/ jarum
Batang Mirabilis jalapa (bunga pukul empat) : memiliki kristal Ca Oksalat berbentuk jarum, pasir dan ada yang kristal tunggal besar
Batang Amaranthus sp (bayam) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk jarum, pasir
Batang dan Daun Citrus sp (jeruk) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk kristal tunggal besar
Jawaban:
Tumbuhan menghasilkan benda ergastik karena benda ergastik memiliki fungsi penting bagi tumbuhan yaitu sebagai:
penyimpanan cadangan makanan, misalnya amilum
pemeliharaan struktur (lilin) untuk bahan perlindungan
adanya Kristal ca oksalat dalam suatu jaringan tumbuhan dapat menyebabkan reaksi alergi bagi hewan yang memakannya sehingga hewan tersebut tidak akan bernafsu menyentuhnya untuk yang kedua kali.
Pembahasan
Sel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup. Bentuk – bentuk sel tumbuhan beraneka ragam seperti kubus, bulat, segienam/hexagonal, persegi panjang, tidak beraturan dan lain sebagainya.
Sel memiliki bagian yang hidup dan tidak hidup. Beberapa bagian sel yang hidup diantaranya nukleus (inti sel), sitoplasma (cairan sel), plastida (zat warna/pigmen dalam sel), dan mitokondria. Sedangkan bagian yang tidak hidup misalnya dinding sel dan benda-benda ergastik dalam sel.
Sel hidup harus memiliki protoplas, yaitu bagian sel ada di bagian dalam dinding sel. Protoplas dibedakan atas komponen protoplasma dan non protoplasma.
Komponen protoplasma yaitu terdiri atas membran sel, inti sel, dan sitoplasma (terdiri dari organel-organel hidup).
Komponen non protoplasma dapat pula disebut sebagai benda ergastik.
Benda ergastik adalah bahan non protoplasma, baik organik maupun anorganik, sebagai hasil metabolisme yang berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan, terletak di baigan sitoplasama, dinding sel, maupun di vakuola.
Dalam sel benda ergastik dapat berupa karbohidrat (amilum), protein (aleuron dan gluten), lipid (lilin, kutin, dan suberin), dan Kristal (Kristal ca-oksalat dan silika).
Benda ergastik yang bersifat padat antara lain:
Amilum, terdapat dalam plastida yang berupa karbohidrat atau polisakarida bentuk tepung. Plastida penghasil amilum disebut juga amiloplast. Berdasarkan letak hilus (titik awal pembentukan amilum), butir amilum dibagi menjadi 2 : Amilum konsentris (hilus berada ditengah) dan Amilum eksentris (hilus berada di tepi).
Aleuron, merupakan butir-butir protein dalam sitoplasma yang dipakai sebagai cadangan makanan. Aleuron disebut juga kristaloid putih telur.
Kristal Ca Oksalat, merupakan hasil akhir atau hasil sekresi dari suatu pertukaran zat yang terjadi dalam sitoplasma. Berbagai bentuk kristal Ca Oksalat diantaranya: kristal pasir, kristal tunggal besar, rafida/jarum, kristal majemuk.
Ergastik cair
Merupakan zat yang terlarut dalam cairan sel, terdapat dalam vakuola. Dalam sebuah sel, kemungkinan mempunyai vakuola-vakuola yang komposisi ergastik cair yang berlainan.
Ergastik yang berupa cairan itu meliputi
Asam Organik, antara lain asam oksalat, asam sitrat, asam malat yang kadang-kadang dalam bentuk garam-garamnya. Konsentrasi asam organic yang tinggi banyak dijumpai pada vakuola-vakuola muda
Karbohidrat, berupa sakarida yang terlarut, antara lain ,monosakarida(glukosa,fruktosa) dan disakarida(sakarosa, maltosa) bentuk gula didapatkan berupa inulin, seperti pada umbi dahlia sp.
Protein, berupa asam amino dan peptida sederhana
Lemak, berupa lemak atau minyak sebagai cadangan makanan, antara lain : asam palmitat dan asam stearat, seperti pada biji kacang tanah dan daging buah kelapa.
Zat penyamak (tannin)
Antosianin
Alkaloid
Minyak Atsiri
Terpentin
Beberapa tumbuhan yang digunakan untuk pengamatan diantaranya:
Biji Oryza sativa (padi) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Umbi Solanum sp (kentang) : memiliki amilum berbentuk amilum eksentris
Umbi Ipomoea batatas (ketela) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Umbi Manihot utilisima (singkong) : memiliki amilum berbentuk amilum konsentris
Batang Aloe vera (lidah buaya) : memiliki kristal Ca oksalat berbentuk rafida/ jarum
Batang Mirabilis jalapa (bunga pukul empat) : memiliki kristal Ca Oksalat berbentuk jarum, pasir dan ada yang kristal tunggal besar
Batang Amaranthus sp (bayam) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk jarum, pasir
Batang dan Daun Citrus sp (jeruk) : memiliki kristal ca oksalat berbentuk kristal tunggal besar
11. jelaskan hubungan zat ergastik dan sitoskimia?please di jawab dong!!
Di laboratorium kadang dengan pewarnaan sediaan hapus darah tepi menggunakan metode Giemsa atau Wright belum memuaskan untuk membedakan seri leukosit untuk menunjang diagnosis leukemia dan kelainan leukosit, oleh sebab itu diperlukan pewarnaan sitokimia lainnya. Dalam bahasan kali ini membahas mengenai pewarnaan (pulasan) peroksidase, Sudan Black, Periodic Acid Schiff (PAS) dan Leukocyte Alkaline Phosphatase (LAP).
12. apa yang dimaksud dengan benda ergastik
Jawaban:
Benda ergastik adalah bahan non protoplasma, baik organik maupun anorganik, sebagai hasil metabolisme yang berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan, terletak di baigan sitoplasama, dinding sel, maupun di vakuola.
13. sebutkan penggolongan ergastik berdasarkan bentuknya
Jawaban:
penggolongan ergastik berdasarkan bentuknya adalah:
* endergasia, yang berbentuk lembut dan cenderung padat;
* asthenias, yang berbentuk lembut dan cenderung longgar;
* xerastia, yang berbentuk keras dan padat;
* chiasma, yang berbentuk rerangkai dengan beberapa kumpulan yang terpisah;
* heterotropia, yang berbentuk tidak teratur;
* monotropia, yang berbentuk hanya dengan satu kumpulan.
14. 1.sebutkan penggolongan bahan ergastik berdasarkan fungsi? 2.mengapa kristal kalsium oksalat dan kristal kalsium karbonat dapat terbentuk di dalam lumen dan dinding sel tumbuhan? 3.sebutkan jenis jenis kristal oksalat menurt jumlah molekul airnya?
Jawaban:
1. Penggolongan bahan ergastik berdasarkan fungsi:
- Pigmen: Meliputi pigmen-pigmen seperti klorofil, karotenoid, dan antosianin yang terlibat dalam proses fotosintesis dan memberikan warna pada tumbuhan.
- Minyak atsiri: Merupakan senyawa-senyawa aromatik yang memberikan aroma khas pada tumbuhan.
- Getah: Merupakan senyawa-senyawa seperti lateks yang berperan dalam perlindungan dan penyembuhan luka pada tumbuhan.
- Kristal: Merupakan struktur kristalin seperti kristal kalsium oksalat atau kristal kalsium karbonat yang berperan dalam penyimpanan mineral pada tumbuhan.
2. Kristal kalsium oksalat dan kristal kalsium karbonat dapat terbentuk di dalam lumen dan dinding sel tumbuhan karena adanya reaksi kimia antara ion kalsium (Ca^2+) yang ada dalam sitoplasma sel dengan senyawa oksalat atau karbonat yang tersedia. Faktor-faktor seperti pH, suhu, dan konsentrasi senyawa-senyawa tersebut dapat mempengaruhi pembentukan kristal. Selain itu, transportasi ion kalsium dan senyawa-senyawa tersebut juga dapat terjadi melalui mekanisme khusus di dalam sel tumbuhan.
3. Jenis-jenis kristal oksalat berdasarkan jumlah molekul airnya:
- Monohidrat: Kristal oksalat yang mengandung satu molekul air.
- Dihidrat: Kristal oksalat yang mengandung dua molekul air.
- Trihidrat: Kristal oksalat yang mengandung tiga molekul air.
- Tetrahidrat: Kristal oksalat yang mengandung empat molekul air.
- Anhidrat: Kristal oksalat yang tidak mengandung molekul air.
maaf kalau salah, semoga membantu!
15. Deferensiasi jaringan akan menyebabkan keanekaragaman histologis karena adanya perubahan sifat sel dan penyesuaian dalam hubungan antarsel. Berikut adalah perubahan-perubahan yang terjadi akibat deferensiasi sel tumbuhan, kecuali... A. Meningkatnya jumlah cairan vakuola B. Terjadi peningkatan jumlah cairan sitoplasma C. Pengumpulan berbagai macam zat ergastik D. Perkembangan plastida dari proplastida E. Plastida menjadi memiliki warna
Jawaban:
E.plastida mejadi memiliki warna,maaf kalau jawaban saya salah
16. Kenapa tumbuhan menghasilkan benda ergastik?
Karena nantinya benda benda ergastik tersebut nantinya berfungsi untuk pertahanan, pemeliharaan struktur sel, dan juga sebagai penyimpanan cadangan makanan.